PENGEMBANGAN INDUSTRI TAHU PAK ALI DENGAN REBRANDING KEMASAN: Penguatan Identitas Produk melalui Perancangan Logo, Label, dan Kemasan Ramah Lingkungan

Uncategorized

Jepara – Industri tahu milik Pak Ali di Desa Tritis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, kini memasuki babak baru dalam pengembangannya. Produk tahu yang selama ini dikenal masyarakat kualitasnya, mendapat sentuhan segar melalui program rebranding yang diinisiasi oleh tim KKN UNISNU.

Langkah ini bukan sekadar perubahan tampilan, tetapi juga strategi untuk meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Tim KKN UNISNU merancang identitas baru melalui logo yang modern namun tetap menonjolkan kearifan lokal, label yang lebih informatif, serta kemasan ramah lingkungan yang sesuai dengan tren keberlanjutan.

Pak Ali, sang pemilik usaha, mengungkapkan kebanggaannya terhadap perubahan ini. “Kami ingin tahu yang kami hasilkan tidak hanya lezat dan higienis, tetapi juga punya identitas yang kuat serta ramah lingkungan. Dengan kemasan baru ini, harapannya konsumen semakin percaya dan bangga memilih produk lokal Desa Tritis,” ujarnya.

Tim KKN UNISNU juga menambahkan bahwa pendekatan ini tidak sekadar estetika, tetapi bagian dari strategi pemasaran yang lebih luas. “Rebranding ini diharapkan membuka peluang distribusi lebih luas, termasuk ke pasar modern, sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk tahu ini,” ujar salah satu anggota tim KKN UNISNU.

Lebih jauh, program ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM dalam membangun ekonomi desa. Identitas baru tahu Pak Ali tidak hanya memberikan nilai tambah pada produk, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan UMKM lokal yang mampu beradaptasi dan berinovasi.

Dengan wajah baru melalui rebranding kemasan, industri tahu di Desa Tritis semakin siap menapaki pasar yang lebih luas. Upaya rebranding ini diproyeksikan bukan hanya sebagai perubahan tampilan, tetapi sebagai upaya jangka panjang untuk memperkuat posisi usaha tahu lokal Desa Tritis di pasar yang semakin kompetitif sekaligus memberi dampak positif bagi ekonomi mikro desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *